Kamis, 23 Agustus 2012

15. Merpati Cropper

Cropper: Bersanak dekat dengan pouter. Keduanya menjadi keluarga besar, dengan cirri-ciri hampir sama. Salah satu cropper yang terkenal adalah English Cropper. Tembolok besar, berdirinya tegak, badan dan pnggang langsing dengan kaki panjang. Termasuk merpati yang tinggi karena bisa setinggi 50 cm dari kepala sampai kaki. Pada tembolok merpati ini ada gambar bulan sabit dengan kedua ujung bertemu di dekat kedua matanya. Ujung sayap, bagaina bawah badan, kaki dan bulu-bulu putih di sayap menggambarkan bintik-bintik seperti bulu.

16. Merpati Frillback

Frillback: Burung yang istimewa tetapi kurang popular. Merpati ini berbulu ikal di bandan dan sayap, sehingga ditemukan adanya bulatan-bulatan kecil bagaikan bulu. Ada yang jambul ada yang tidak. Burung yang baik harus punya ikal yang kokoh. Warna ada yang hitam, putih, kebiruan, kemerahan, kekuningan. Yang kemerahan dan kekuningan dianggap sebagai bentuk yang baik.

Sumber : http://omkicau.com/2010/01/13/jenis-jenis-burung-merpati-yang-populer-dewasa-ini/

17. Merpati Kipas

Kipas (Fantail): Berasal dari India dan Cina. Tanda mencolok ekornya menyerupai kipas. Tetapi karena ekor panjang, kita harus sering memotongnya agar bisa kawin. Kelemahan burung ini, harus dicarikan indukan lain untuk mengasuh anak.


Sumber : http://omkicau.com/2010/01/13/jenis-jenis-burung-merpati-yang-populer-dewasa-ini/

18. Merpati Tumbler

Oleh orang Belanda burung ini dikenal sebagai Tuimelaar. Burung ini punya keistimewaan terbang dari ketinggian tertentu akan turun ke ketinggian tertentu dengan melakukan serangkaian salto atau jungkir balik di udara. Semula burung ini merupakan burung olahraga tetapi kemudian menjadi burung untuk pameran.


Merpati-merpati jenis tumbler:


English shortfaced tumble: merupakan burung yang kecil, padat, dengan leher jenjang mungil tetapi dengan dada yang kokoh. Dalam keadaan berdiri biasa, ujung sayapnya akan menggantung lebih rendah dari kedudukan ekor – ini merupakan ciri yang menonjol. Selain itu bagian muka dari kepalanya menonjol agak jauh ke depan daripada paruhnya yang pendek. Dengan dipelihara untuk keperluan pameran, maka kemampuannya untuk terbang tinggi dan jungkir balik pun hilang. Burung diternakkan dengan berbagai variasi warna.


- Birmingham Roller
 dikembangkan di Birmingham (Inggris) sebagai burung yang memiliki keistimewaan terbang. Kemampuannya untuk jungkir balik dan berputar-putar di udara menjadi sasaran utama pemeliharanya. Burung ini mampu untuk jungkir balik (trumble), termasuk salto ke belakang dan berputar-putar (spin) dengan kecepatan tinggi sekali. Dan itu dilakukan mulai ketinggian yang cukup tinggi (burung mampu terbang tinggi) dan berakhir setealh berada pada ketinggian yang rendah. Kemampuan ini telahg menjadi acara pertandingan yang menarik bagi para penggemarnya. Tetapi Birmingham Roller juga menjadi burung yang dipamerkan bahkan cara-cara penilaiannya pun telah dibakukan.

19. Merpati Lahore

Di Pakistan dan sekitarnya dikenal dengan nama Shiraz (kota tempat burung berasal). Leher, perut, dada dan ekor berwarna putih. Kepala, pinggang dan sayap bisa berwarna lain. Kaki bisa berbulu semua tetapi ada yang polos. Bisa dimasukkan sebagai merpati konsumsi karena badannya besar. Diternakkan dengan bulu beraneka warna.


Sumber : http://omkicau.com/2010/01/13/jenis-jenis-burung-merpati-yang-populer-dewasa-ini/

20. Merpati Jacobin

Merpati hias Jacobin  atau juga dikenal dengan nama-nama: Capucin, Perückentaube, Cappuccino, – merupakan varietas atau ras kuno yang berasal dari Inggris, yang dikembangkan mulai sejak tahun 1500-an. Nama “jacobin” adalah sebutan untuk biarawan Dominikan, yang kemudian digunakan untuk menamai varietas ini karena bulu di kepala yang mirip kerudung. Varietas yang tergolong ke dalam tipe STRUCTURE ini diinformasikan memiliki kemampuan terbang yang buruk, sehingga pengembangannya semata-mata ditujukan untuk keunikan penampilan. 

Berdasarkan data yang dimiliki  varietas ini tergolong berukuran menengah, posisi tubuh mendatar, sayap dan ekor panjang yang cenderung terseret di tanah. Kepala bulat, dengan keunikan berupa bulu-bulu yang sangat panjang membentuk roset, tumbuh di kepala dan leher. Karena bulu-bulu jambul dan surai yang panjang ini, dilaporkan sering menimbulkan gangguan pada penglihatan. Kaki agak pendek dan tanpa bulu-bulu hias. Beberapabreeder menginformasikan bahwa varietas ini bertemperamen garang, suka saling mengusik, atau sangat individualistik, sehingga disarankan untuk ditempatkan pada kotak-kotak kandang yang terpisah. Warna-warna bulu Jacobin saat ini sudah sangat beragam, baik yang berwarna polos maupun kombinasi.